Ruang Malam

Ruang Malam
A.Khoirudin


Senyum raut muka surya
Kini tak lagi nampak menyapa dunia
Ia terganti dewi malam yang elegan
Temaram menentramkan

Dingin embun malam
Menetes jernih
Hawa suasana malam
Tertiup sang bayu
Menembus tulang
Berjalan lembut
Menari diatas kulit-kulit

Ruang malam
Dua ruang haq nun kebatilan
Barang siapa akan menggunakan malam
Halnya pisau dikeramaian
Masih dipertimbangkan
Koki atau pencopet tangan pemegang

Ruang malam
Rindu semakin menggebu
Sedang waktu terus berlalu
Lantas, apakah ini Tuhan
Ruang malam-Mu

Ruang malam
Penuh gemerlap kerlip kenistaan
Kebohongan, kesombongan, kecerobohan
Lukisan malam penuh coretan hitam
Dan ruang malam penuh dengan dosa-dosa kesalahan

Itulah ruang malam-Mu Tuhan
Putihnya malam-Mu
Hitamnya malam-Mu
Bukan dari segi tekstual dan fisikal
Ciptaan-Mu bernama manusia
Yang menghitamkan dan memutihkan


                       Kamulan, Trenggalek 
                                       


Share

2 Komentar untuk "Ruang Malam"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel