Inilah Perkara Yang Tidak Lepas Dari Dunia Pesantren





merupakan salah satu dari negara yang memprioritaskan pendidikan. Sebab, sudah jelas, jika dikaji lebih mendetail dan dalam lagi, pendidikan merupakan sesuatu hal perkara sangatlah penting bagi kemerdekaan lahiriyah dan batiniyyah personal dalam ranah sosialis, agamis, nasionalis dan seterusnya secara sistematis.





Sistem pendidikan yang ada di Nusantarapun juga sangat banyak. Salah satu diantaranya adalah sistem pendidikan pondok pesantren.


Pondok pesantren adalah salah satu sistem pendidikan tradisional yang berada di tanah Indonesia yang mengacu pada ajaran-ajaran keagamaan. Lebih detailnya yaitu agama islam.


Beberapa pakar sejarah mengatakan, sistem pendidikan pondok pesantren sendiri dirilis dan diusung langsung oleh Raden Rahmat atau yang masyhur dikenal dengan sebutan Sunan Ampel.   Dan hingga saat ini, sistem pendidikan treadisional tersebut (pondok pesatren) terus berkembang lebih pesat dan banyak peminatnya.


Namun dibalik itu semua ada ciri khas dan ada hal atau perkara yan gtidak luput dari dunia pesantren. Hal tersebut merupakan inti dari pondok pesantren dan bahkan bisa dikatakan ruh pondok pesantren itu sendiri.

Apakah hal-hal tersebut sangat penting dan dibutuhkan? Tentu, jawabanya “IYA”. Dan berikut ini adalah hal yang tidak boleh lepas dari pondok pesantren. Yang terdiri dari empat unsur, yaitu :

1.                       Kiyai
Yang pertama adalah tokoh guru besar yang ada dalam dunia pendidikan pesantren. Yaitu seorang kiyai. Kiyai sendiri adalah sebutan untuk beliau-beliau yang mengasuh dan bahkan mendirikan pondok pesantren.

Beliau berperan sangat penting dalam dunia pesantren. Ibaratnya, kiyai adalah seorang sesepuh atau mata air dari ilmu di suatu pondok pesantren. Yang kelak air dari mata air tersebut di tular-tularkan kepada anak didiknya. Yang biasa disebut santri.


Peran dari kiyai sendiri dalam pondok pesantren adalah memberikan ilmunya kepada seorang santri. Dalam artian santrilah yang membutuhkan seorang kiyai. Namun, kiyai jika sudah mengasuh pondok pesantren juga tidak lepas dari seorang santri.

2.                            Santri
unsur yang kedaua adalah santri. Seperti yang disinggung diaatas tadi, santri adalah sebutan bagi mereka-mereka yang mondok. Bagi yang mondok dan menetap diasrama-asrama namanya adalah santri pada umumnya.


Namun jika ada santri yang pulanh kerumah, seumpama sore kepondok untuk belajar dan setelah sholat isya’ ia pergei kerumah, maka yang seperti itu dinamakan santri kalong.

Santri sendiri juga merupakan hal atau unsur yang sangat penting dalam pondok pesantren. Bahkan jika tidak ada seorang santri, maka pondok pesantren tidak akan terbentuk. Lha, siapa yang akan diajari oleh kiyai kikalau santrinya tiadak ada.

Jadi, kiyai dan santri dua unsur yang tidak boleh lepas. Santri membutuhkan kiyai, dan pondok membutuhkan santri.

3.           Ngaji

Nah, yang selanjutnya ini mungkin agak asing ditelinga Anda yang jarang menelusuri alam pesantren. Nagaji merupakan cara sistem pendidkan pondok pesantren mendidik murid muridnya.

Biasanya dalam pondok pesantren ngaji/ngaji bandungan itu dilakukan secara rutin. Secara gambaran ngaji adalah: Santri menyimak dan memaknai kitab yang di balagh atau yang dibacakan oleh seorang kiyai.

Yang dibacakan oleh seorang kiyai dan disimak sekaligus dimaknai oleh santri sendiri itu adalah kitab kuning. Kitab kuning sendiri juga banyak sekali bahasanya. ada yang membahas fiqih, ushul fiqih, usuluddin, nahwu, tasawuf dan lain lain sebagainya.

Dalam artian ngaji adalah agenda wajib bagi santri didalam pondok pesantren. Namun, selain ngaji ada juga namun, maksud dan intisarinya tetaplah sama proses belajar. Yaitu, ada sorogan, takror, syawir dan lain-lain sebagainya.

4.                            Ngopi

Nah, yang ke empat ini pasti sudah tidak asing lagi. yaitu Ngopi. Ngopi adalah wahana hiburan santri. Ngopi adalah kegiatan yang tidak lepas dari identiknya seorang santri.

Teman duduk yang paling sering hadir adalah ngopi. Disela-sela kegiatan usai, biasanya kaum sarungan menyempatkan diri untuk ngaso atau istirahat.

Dan di tengah-tengah istrirahatnya seorang santri pasti ada kopi. sambil hafalan dan kegiatan laimpu kadang kopi juga sering hadir dalam kiri kanan seorang santri.

Ngopi sendiri adalah budaya atau bahkan pengadatan yang tidak boleh lepas dari dunia pesantren. Sebab, kopi sendiri juga masih ada kaitanya dalam sejarah berkembangnya pendidikan pondok pesantren.

Selain itu, usust punya usut kopi adalah munuman para wali dan para kiyai. Maka dari itu, sebagai wasilah untuk mendapatkan barokah dari para leluhur para santri tidak bisa lepas dari kebiasaan yang satu ini. yaitu Ngopi.


Nah, itulah hal atau unsur-unsur dalam dunia pesantren yang tidak pernah lepasdan gosyah sedikitpun. Walau toh kecanggihan zaman menggerus dan menenggelamkan yang kuno.

Mungkin, pembaca yang budiman bisa menyimpulkan sendiri hal atau unsur lain yang tidak pernah lepas dalam dunia pesantren.

 Maka dari itu, jika ada salahnya pemilihan unsur versi kami, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.   Biar nggak panik ngopi dulu !!!. Sekian Trima kasih.[]



Share

Belum ada Komentar untuk "Inilah Perkara Yang Tidak Lepas Dari Dunia Pesantren"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel